Canopy berduka..

Lepas sepuluh hari setelah untuk mengantar dua orang sahabat kami ke peristirahatan terakhirnya masing-masing, barulah dapat menenangkan diri . Tak lepas berbagai individu datang melayat turut berbela sungkawa kepada kami di lembaga kemahasiswaan dan Canopy sendiri serta kepada keluarga di kampung msing-masing. Hari-hari yang cukup menguras tenaga memang, tanpa perisai untuk air mata yang terus berlinang, dan doa-doa yang terus dilantunkan.

Sengaja tak kupasang foto kedua almarhaum (Chay n Dedi) di sini biar dapat belajar artinya sebuah keikhlasan. Mereka berdua telah memunggungi laut untuk yang terakhir kali. Rasa terima kasih pada berbagai pihak atas bantuannya semenjak di pulau Lae-lae (tempat dimana keduanya menghembuskan nafas terakhir), di rumah sakit (Stella Maris dan Bhayangkara), di rumah duka (Sengkang dan Palopo), ta'ziyah (di koridor FMIPA UH). Telah kumengerti arti yang Terjauh dan Terdekat sekarang. Waktu dan Maut bersileweran di depan mata tanpa dapat dicegah atau dihalang-halangi. Untuk dapat mengambil pelajaran dari ujian yang paling sulit sekalipun. Untuk dapat merasakan sebuah kenyataan dari hal yang kita anggap paling tidak masuk akal. Untuk dapat mencerna bahwa kehidupan mesti berjalan dan terus berputar.

There beside you, where i used to be...

1 coment:

  1. Anonim mengatakan...

    there beside you, where we used to be  

Posting Komentar


 

K2 Modify 2007 | Use it. But don't abuse it.